PERBEDAAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN BIOTEKNOLOGI MODERN DALAM BENTUK TABEL

PERBEDAAN BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL DAN BIOTEKNOLOGI MODERN DALAM BENTUK TABEL

Artikel bioteknologi ini akan menjelaskan perbedaan bioteknologi konvensional dan modern beserta contohnya.


Perbedaan Bioteknologi Konvensional dan Bioteknologi Modern dalam Bentuk Tabel


Pengertian bioteknologi konvesional adalah bioteknologi yang dikembangkan secara turun temurun dari masyarakat tanpa menggunakan teknologi rekayasa genetika. Contoh produk bioteknologi konvensional antara lain anggur, roti, bir, keju, brem, yoghurt dan kecap.

Sedangkan pengertian bioteknologi modern adalah bioteknologi yang sudah menggunakan rekayasa genetika atau metode DNA rekombinan. Contoh produk bioteknologi modern yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan pangan adalah kentang anti busuk, semangka tanpa biji, jagung hibrida, pepaya california dsb.

Perbedaan bioteknologi konvensional dan modern terletak pada metode dan teknologi yang digunakan. Sehingga hasil dari kedua jenis bioteknologi tersebut juga sangat tampak jauh berbeda. Bioteknologi modern menggunakan rekayasa genetika yang begitu kompleks untuk menghasilkan suatu produk yang ingin dituju.

Untuk lebih memahami akan ciri ciri bioteknologi konvensional dan modern, coba perhatikan tabel dibawah ini.

Bioteknologi Konvensional Bioteknologi Modern
Sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu Baru diperkenalkan pada tahun 1917
Menggunakan teknologi ala kadarnya Sudah menggunakan teknologi rekayasa genetika
Menggunakan peralatan sederhana Menggunakan peralatan canggih dan rumit
Biaya relatif murah Biaya relatif mahal
Pengaruh jangka panjang biasanya sudah diketahui. Belum diketahui karena masih diperlukan sampel penelitian
Memerlukan waktu relatif lama. Waktunya relatif cepat
Perbaikan genetik tidak terarah. Perbaikan genetik sangat terarah.
Tidak mampu membuat sifat organisme yang baru Bisa membuat organisme yang sifat barunya tidak ada pada sifat alaminya.
Tidak mampu mengatasi masalah kesesuaian genetik. Bisa mengatasi kendala ketidaksesuaian genetik.
Tidak bisa diproduksi dalam jumlah banyak Bisa diproduksi secara massal
Tidak menggunakan dasar prinsip ilmiah Menggunakan dasar-dasar ilmiah

Tabel perbedaan bioteknologi konvensional dan modern

Nah itulah beberapa contoh perbedaan bioteknologi konvensional dan modern. Semoga kalian bisa lebih memahami akan manfaat bioteknologi konvensional dan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *